Jangan sampai terkilir! Inilah 4 cara menggendong bayi
dengan benar sesuai usia.
![]() |
| Image source: http://www.alodokter.com |
Menggendong bayi merupakan kegiatan yang menyibukan bagi
para mama muda nantinya. Baik yang sudah melairkan atau yang sudah berumur 3-4
bulan atau lebih. Menggendong bayi adalah cara paling mudah dan efektif bagi
orang tua untuk menjalin ikatan batin kepada anaknya. Walaupun menggendong bayi
itu terlihat menyenangkan, namun menggendong bayi tidak boleh asal-asalan yang
bisa berdampak buruk pada bayi.
Oleh karena itu para orang tua atau calon orang tua harus
mengerti cara menggendong bayi yang benar sesuai dengan usianya agar bayi tetap
nyaman, tenang dalam dekapan bunda. Cara menggendong bayi pun tidak sama sesuai
dengan usianya, kalau dilakukan dengan hati-hati dan tepat dapat mengurangi
resiko Yang tidak di hendaki. Berikut cara menggendong bayi dengan benar sesuai
usianya.
1. Menggendong dengan membaringkan di lengan tangan.
Pada bayi dengan usia 0-3 bulan masih memiliki tulang yang
sangat lemah dan kulit yang sangat lembut.
Posisi untuk menggendong bayi usia 0-3 bulan yaitu mengendong dengan
membaringkan di lengan tangan.
Bayi yang baru lahir harus digendong dengan hati-hati.
Pastikan tangan dan kaki bayi tidak terjepit saat menggendong, letakan di
posisi lengan tangan secara nyaman.
image source: www.ibudanbalita.com
image source: www.ibudanbalita.com
2. Menggendong dengan posisi duduk menghadap kedepan
Pada bayi usia 3-6 bulan, bayi biasanya akan lebih senang
posisi duduk menghadap kedepan. Pada usia ini bayi sudah bisa didudukan di
pangkuan. Untuk menggendong bayi dengan posisi duduk menghadap kedepan disarankan
menggunakan kain gendongan karena berat badan bayi semakin bertambah, orang tua
juga bisa melakukan aktifitas lain.
3. Menggendong bayi dengan berbagai posisi.
Pada usia bayi 6 bulan keatas, tulang dan otot bayi sudah
mulai semakin kuat sehingga bervariasi posisi menggendongpun sudah bisa
dilakukan seperti mendudukan bayi di bagian depan dada dengan satu tangan
menyangga bokongnya dan tangan lain melingkar di bagian perutnya, selain itu
juga bisa menggendong dengan posisi berhadapan badan dengan bunda.
image source: https://health.detik.com
image source: https://health.detik.com
4. Jangan terlalu sering di gendong.
Pada usia bayi 8 bulan keatas, bayi jangan sering di
gendong, berikan kesempatan bermain di lantai untuk melatih otot-otot kaki,
tangan dan tulang belakang. Biarakan bayi bereksplorasi kemampuan ingin tahunya
dan mengetahui lingkingan sekitarnya, tentu dengan pengawasan dari orang tua.
Cara-cara menggendong bayi sesuai usia diatas perlu
diketahui bunda dan calon bunda untuk mengurangi resiko seperti terkilir,
terjepit, patah tulang. Berikan rasa nyaman dan aman untuk mendapatkan
psikologis ikatan batin dengan bunda dan buah hati. ketika menggendong bayi
jangan mendekap mereka terlalu erat. Juga hindari goncangan yang terlalu keras
ketika menggendong dan menimang mereka.




