Jangan Menabung Uang, Nabunglah Emas! Ini Alasannya.
Ketika berbicara menabung tentu yang ada dalam pikiran kita
adah menabung uang di Bank. Iya kan?
Tentu saja iya, Karena sejak bangku TK, kita sudah di racuni
untuk menabung uang di bank – katanya nemabung pangkal kaya. Namun pepatah
tersebut tidak berlaku jika kita tetap menabung uang di bank.
Memang tidak perlu ada yang dipermasalahkan mengapa kita
lebih cenderung menabung uang dibank. Namun, zaman telah berubah dan tren juga
demikan cepat berubah. Saat ini orang tidak lagi menabung dalam bentuk uang.
Tetapi beralih ke Emas sebagai bentuk investasi jangka pendek maupun jangka
panjang. Bukan emas perhiasan namun emas batangan. Mengapa sih harus memilih
menabung emas bukan yang lain?
Berikut alasan bahwa menabung emas itu lebih menguntungkan
dari pada menabung uang di bank.
1. Menabung uang memang mendapat bunga, tapi ternyata kecil
dan bunga bank itu Riba.
Apabila kita menabung dibank, pihak bank menjamin tentang
bunganya, Tapi tahukah kamu bahwa bunga
yang didapatkan ternyata sangatlah kecil dan itu merupakan RIBA. Menurut data
terbaru saat ini tahun 2017 bahwa salah satu bank BUMN Indonesia memberikan
bunga hanya sebesar 4,25 % pada setiap tabungan deposito mulai 1 juta s/d 50
juta rupiah. Itu tidak berbeda jauh dengan beberapa bank swasta lainnya dengan
jumlah bunga yang sama. Jadi kalau kamu
tetap menganggap bunga bank itu besar, bagaimana dengan nilainya pada 2 sampai
5 tahun yang mendatang? Apa nilai sebesar itu akan tetap sama besarnya saat ini? Bagaimana dengan dosa riba yang
kita tanggung?
2. Jawabannya tersebut tentu saja tidak, karena adanya
inflasi rupiah yang setiap tahun semakin naik.
Dosa riba
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الرِبَا ثَلاَثَةٌ وَسَبْعُوْنَ بَابًا أيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرُّجُلُ أُمَّهُ وَإِنْ أَرْبَى الرِّبَا عِرْضُ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ
“Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih dilihat dari jalur lainnya)
Allâh berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ
وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ
الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
﴿٢٧٨﴾ فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا
فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ
ۖ وَإِنْ تُبْتُمْ
فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا
تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allâh dan
tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa
Allâh dan Rasulnya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan
riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula)
dianiaya. [al-Baqarah/2: 278-279]
3. Nilai uang tidak ada apa-apanya dengan dengan harga emas
yang cenderung naik dan tidak terkena inflasi.
Sebagai gambaran,jika pada tahun 1999 harga sebuah mobil
mewah sekitar Rp230 juta rupiah itu setara dengan emas seberat 2,7 kg yang
senilai Rp.85.000 per gramnya, lantas apa yang terjadi dengan harga emas 10
tahun berikutnya? Yup! Pada tahun 2009 harga emas melambung menjadi R350.000
per gram, berapa besar jika kita punya emas 2,7 kg ? Rp.945 juta rupiah, Hampir
satu milyar! Artinya kita tetap bisa membeli mobil meskipun harga mobilnya naik
menjadi Rp. 400 juta rupiah bukan.
4. Investasi emas tidak dikenakan pajak dan mudah dicairkan.
Investasi banyak bentuknya mulai dari tanah, rumah dan
lainnya. Namun investasi emas bias dibilang paling menguntukan karena tidak
dikenakan pajak juga mudah dijual. Nah jika suatu saat nanti kamu ingin
investasi dalam bentuk lain, uang yang saat ini di investasikan dulu ke emas
kemudian jika sudah dirasa cukup bisa dibelikan tahan atau property.
Tinggal kamu yang memutuskan. Investasi itu ditujukan untuk
jangka panjang, perhitungkan secara matang baik untung dan ruginya. Yang pasti
kami sarankan jangan menabung dengah hasil bunga riba dosanya ngeribanget.
